Sunday, October 24, 2010

DISAIN DAN PERILAKU ORGANISASI

Menurut Boone dan Kurtz, organisasi adalah suatu proses tersusun yang orang-orangnya berinteraksi untuk mencapai tujuan.
Definisi organisasi itu mencakup tiga elemen pokok, yaitu: interaksi manusia, kegitan mengarah pada tujuan, dan struktur.

1.      ORGANISASI FORMAL DAN INFORMAL
·         Organisasi formal
Organisasi formal merupakan system tugas, hubungan wewenang, dan pertnaggungjawaban yang dirancang oleh manajemen agar pekerjaan dapat dilakukan. Organisasi formal menawarkan bidang-bidang tetap yang masing-masing orang bekerja pada bidang tanggung jawabnya sendiri.

·         Organisasi informal
Organisasi informal adalah suatu jaringan hubungan pribadi dan sosial yag mungkin tidak dilakukan atas dasar hubungan wewenang. Organisasi informal terjadi dalam semua perusahaan karena adaya interaksi manusia.

·         Sentarilasasi vs desentralisasi
o   Organisasi yang disentralisir merupakan sebuah system yang wewenang serta pengendaliannya dipegang di suatu pusat, biasanya eksekutif puncak
o   Organisasi yang didesentralisir merupakan suatu usaha sistematis untuk mendelegasikan kepada jenjang bawah semua wewenang kecuali yang harus dilaksanakan pada jenjang tertinggi.

2.      STRUKTUR ORGANISASI DAN PENYUSUNNYA

Setiap struktur organisasi akan lebih dulu memusatkan perhatian pada kegiatan-kegiatan yang diperlukan untuk mencapai tujuan. Struktur organisasi yang ditentukan dengan baik juga harus mendukung moral karyawan. Semuanya diarahkan untuk membentuk angkatan kerja yang loyal dan harmonis.

·         Pembentukan struktur organisasi
Struktur organisasi formal didasarkan pada analisa dari tiga elemen kunci setiap organisasi, yaitu interaksi kemanusiaan, kegiatan yang terarah ke tujuan, dan struktur.
o   Hierarki tujuan
Hierarki tujuan organisasi berlingkup dari tujuan perusahaan keseluruhan sampai tujuan-tujuan khusus yang ditetapkan untuk masing-asing karyawan
o   Departementalisasi
Di kebanyakan perusahaan kegiatan ini berupa produksi, pemasaran, pembelanjaan, dan personalia. Masing-masing kegiatan ditugaskan ke departemen atau bagian yang berbeda dalam perusahaan termasuk manajer dan karyawannnya.
o   Wewenang dan tanggung jawab.
Manajer harus melakukan pendelegasian, yaitu menugaskan sebagian kegiatannya kepada bawahan agar dapat mencurahkan waktunya pada fungsi-fungsi manajerial.

·         Bentuk-bentuk struktur organisasi

o   Organisasi garis
Kekuasaan mengalir secara langsung dari direktur ke kepala bagian dan kemudian terus ke karyawan-karyawan di bawahnya.
Kebaikan:
-          Adanya kesatuan dalam pimpinan dan perintah
-          Pimpinan dapat lebih cepat mengambil keputusan dan melakukan perintah
-          Menghemat biaya
Keburukan:
-          Sering terdapat birokrasi yang menghambat jalannya perusahaan
-          Tidak ada spesifikasi sehingga tidak efisien
-          Kurangnya kerjasana antar bagian

o   Organisasi garis dan staf
Merupakan kombinasi yang diambil darikeuntungan-keuntungan adanya pengawasan secara langsung dan spesialisasi dalam perusahaan. Tugas kepala bagian semakin beratmemerlukan bantuan para ahli yang dapat memberi saran.
Kebaikan:
-          Pimpinan lebih leuasa memberikan saran
-          Staf dapat membantu mengatasi persoalan sehingga lebih efisien
-          Staf dapat mendidik para petugas
-          Adanya kesatuan
Keburukan:
-          Kadang staf tidak memberikan saran tapi perintah, sehingga ada pertentangan
-          Dapat menimbulkan anggapan petugas untuk lebih percaya pada staf dibanding atasan
-          Staf dapat ikut disalahkan apabila saran tidak memperoleh hasil

o   Organisasi fungsional
Dalam organisasi fungsional, masing-masing manajer adalah seorang spesialis atau ahli dan masing-masing bawahan mempunyai beberapa pimpinan. Manajer memiliki kekuatan penuh untuk menjalankan fungsi-fungsi yang menjadi tanggung jawabnya.
Kebaikan:
-          Masing-masing fungsi dipegang oleh ahli dalam bidangnya
-          Tugas manajer lebih ringan dengan adanya pembagian fungsi
Keburukan:
-          Membingungkan pekerja karena tidak ada kesatuan
-          Tidak ada hubungan garis secara langsung dengan atasan
-          Tidak bisa dengan cepat mengatasi kesulitan
-          Kurang koordinasi

o   Organisasi komite
Komite sering dilakukan untuk mengumpulkan pendapat tentang berbagai kegiatan dalam perusahaan.
Syarat membentuk komite:
-          Suasana santai dan bersifat informal
-          Semua anggota komite ambil bagian dalam membicarakan tugas
-          Komite mengetahui tentang tugas-tugasnya
-          Saling mendengarkan pendapat anggota lain
-          Keputusan diambil secara consensus
-          Setiap anggota bebas berpendapat
-          Ketua komite tidak mempunyai kekuasaan atas yang lain
Kebaikan:
-          Merupakan forum untuk bertukar pendapat
-          Keputusan ditentukan bersama
-          Menciptakan koordinasi yang lebih baik
-          Meningkatkan pengawasan
Keburukan:
-          Kesulitan untuk menentukan pertemuan
-          Keharusan untuk berkompromi
-          Sering menimbulkan kesimpangsiuran dalam organisasi
-          Tidak ada kekuasaan untuk mendukung saran yang diberikan

o   Organisasi matrik
Digunakan berdasarkan struktur organisasi garis dan staf yang sudah ada. Struktur organisasi dimana para spesialis dari bagian-bagian yang berbeda disatukan untuk menjadi proyek khusus.
Kebaikan:
-                      Luwes
-                      Memusatkan perhatian pada masalah utama yuang spesifik
-                      Memberikan alat inovasitanpa mengganggu struktur
Keburukan:
-                      Melanggar prinsip kesatuan perintah yang tradisional (satu alasan untuk masing-masing individu
-                      Manajer proyek dapat kesulitan dalam mengembangkan tim terpadu
-                         Konflik dapat muncul antara manajer proyek dengan manajer-manajer lain

     
1.      PERILAKU KEORGANISASIAN
·         Kelompok kerja
Dalam organisasi bisnis, kelompok kerja itu merupakan sekumpulan karyawan yang secara langsung bersama-sama mempunyai pekerjaan serupa dan melihat diri mereka sebagai suatu kelompok

·         Motivasi
o   Jenjang kebutuhan karyawan
1.      Setiap orang mempunyai kebutuhan, tapi hanya kebtuhan yang belum terpenuhi saja yang dapat mempengaruhi perilaku manusia.
2.      Kebutuhan manusia dikelompokkan dalam sebuah hierarki. Jika satu kebutuhan terpenuhi, kebutuhan lain yang tingkatannya lebih tinggi akan muncul dan memerlukan kepuasan

·         Pekerjaan dan sikap jabatan
Menurut penelitian di Amerika, 80% sampai 90% secara konsisten melaporkan bahwa mereka merasakan kepuasan dengan pekerjaannya. Penemuan ini jelas menutup kenyataan bahwa kepuasan jabatan berbeda-beda dari satu jabatan ke jabatan lain. Oleh Musselman dan Jackson, kepuasan jabatan dipandang sebagai indikator yang bermanfaat bagi manjemen untuk menentukan apakah terdapat bidang-bidang masalah dalam angkatan kerja organisasi.

·         Kepemimpinan
Dalam perusahaan, kepemimpinan itu berkaitan dengan pengarahan kepada karyawan untuk melakukan pekerjaan. Manajer yang baik pasti akan mendapatkan hasil pekerjaan lebih banyak dari bawahannya dengan sikap sebagai pemimpin yang baik. Untuk mengetahui gaya kepempininan yang sesuai, mereka tidak hanya melihat posisinya sebagai manajer yang menghendaki segalanya telah dilakukan, tetapi mereka harus bekerja dalam struktur yang ada secara efektif.




Saturday, October 16, 2010

MANAJEMEN UMUM


1.       ARTI DAN FUNGSI MANAJEMEN
Menurut Profesor Oei Liang Lee manajemen adalah ilmu dan seni merencanakan, mengorganisasi, mengarahkan, mengkoordinasikan, serta mengawasi tenaga manusia dengan bantuan alat-alat untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Dari definisi diatas, maka fungsi manajemen adalah: perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasian, dan pengawasan.
                                                                                                                    
·         Jenjang manajemen
Perusahaan-perusahaan besar biasanya mempunyai peling sedikit tiga jenjang manajemen. Ketiga jenjang tersebut adalah:
1.      Manajemen puncak atau manajemen eksekutif
2.      Manajemen madya atau manajemen administrative
3.      Manajemen operasional atau manajemen supervisori

2.      LATAR BELAKANG SEJARAH MANAJEMEN
Sebelum 1880, pengelolaan perusahaan pada umumnya dipandang suatu cara yang biasa, apa adanya, jika tidak dianggap suatu seni. Tetapi sekitar 1885, Frederick W, Taylor merupakan salah seorang yang pertama kali mempelajari metode kerja. Beberapa tahun sebelum Taylor, Henry Fayol telah menjadi manajer pada sebuah pertambangan batu bara di Perancis. Pada tahun 1911 Taylor menerbitkan buku The Principles of Scientific Management yang menjelaskan tentang prinsip manajemen, yaitu:

            Prinsip 1: semua pekerjaan dapat diobservasi dan dianalisis
Prinsip 2: orang yang tepat untuk memangku jabatan adalah orang yang dipilih dan dilatih secara ilmiah
Prinsip 3: menyamakan gaji karyawan dengan hasil kerjanya
Prinsip 4: menempatkan manajer dalam perencanaan, persiapan dan pemeriksaan pekerjaan.

3.      SEKOLAH-SEKOLAH TENTANG PEMIKIRAN MANAJEMEN

·         Sekolah klasik (classical school)
Teori klasik mendefinisikan manajemen menurut tugas yang dilakukan oleh para manajer. Sekolah klasik telah memberikan saran tentang fungsi-fungsi manajemen primer, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian

·         Sekolah perilaku (behavioral school)
Sekolah ini memusatkan perhatian pada aspek kemanusiaan dari manajemen dan menekankan kebutuhan bagi para manajer untuk memahami manusia.

·         Sekolah ilmu manajemen (management science school)
Sekolah ilmu manajemen ini melibatkan matematik dan statistik. Ilmu manajemen merupakan pendekatan kuantitatif yang memberikan alat untuk menyelesaikan masalah-masalah bisnis.

·         Analisis system
Analisis system menawarkan suatu alat untuk melihat kegiatan intern dan ekstern dari perusahaan. Analisis system ini berkaitan dengan masalah-masalah yang melibatkan semua komponen secara bersama-sama.

·         Manajemen hasil
Management by objectives atau MBO adalah suatu program untuk meningkatkan motivasi dan pengendalian karyawan. MBO memusatkan perhatian pada hasil, bukan perilaku yang diperlihatkan oleh karyawan.

4.      PERENCANAAN
·         Bentuk-bentuk perencanaan
a.       Tujuan (objective)
Tujuan merupakan suatu sasaran di mana kegiatan itu diarahkan, dan diusahakan untuk sedapat mungkin dicapai dalam jangka waktu tertentu.
a.       Kebijakan (policy)
Kebijakan adalah suatu pernyataan atau pengertian untuk menyalurkan pikiran dalam mengambil keputusan terhadap tindakan-tindakan untuk mencapai tujuan.
b.      Strategi
Strategi merupakan tindakan penyelesaian dari rencana yang telah dibuat.
c.       Prosedur
Prosedur merupakan rangkaian tindakan yang akan dilaksanakan untuk waktu mendatang.
d.      Aturan (rule)
Aturan adalah suatu tindakan yang spesifik dan merupakan bagian dari prosedur.
e.       Program
Program merupakan campuran antara kebijakan, prosedur, aturan dan pemberian tugas yang disertai dengan suatu anggaran. Semuanya ini menciptakan adanya tindakan.

·         Kegunanan perencanaan
a.       Mengurangi ketidakpastian serta perubahan pada waktu mendatang
b.      Mengarahkan perhatian pada tujuan
c.       Memperingan biaya
d.      Merupakan sarana untuk mengadakan pengawasan

·         Langkah-langkah penyusunan perencanaan
a.       Menetapkan tujuan
b.      Menyusun anggaran-anggaran (premising)
c.       Menentukan berbagai alternatif tindakan
d.      Mengadakan penilaian terhadap alternative-alternatif tindakan yang dipilih
e.       Mengambil keputusan
f.       Menyusun rencana pendukung

·         Faktor-faktor yang membatasi perencanangan
a.       Sulitnya mencari anggapan secara teliti.
Karena keadaan mendatang sifatnya tidak pasti maka dibuatlah peramalan dengan mengikutsertakan beberapa anggapan
b.      Perubahan yang sangat cepat.
c.       Kelakuan internal; kelakuan psikolohis, kelakuan karena adanya prosedur atau kebijakan, dan kelakuan sumber daya dan dana
d.      Kelakuan eksternal; berkaitan dengan masalah sosial, politik, teknologi, kebudayaan, ekonomi, dll.
e.       Waktu dan biaya

·         Pengambilan keputusan
a.       Syarat pengambilan keputusan:
-          Harus berusaha untuk mencapai tujuan dengan cara yang positif
-          Harus mengetahui jelas tentang tujuan perusahaan serta kekurangannya
-          Harus mempunyai kemampuan untuk menganalisis
-          Harus optimis dan memiliki kemauan untuk mencari alternative yang baik
b.      Alat pengambilan keputusan
-          Analisa risiko. Setiap keputusan yang diambil berdasarkan variabel kritis, yaitu biaya pengenalan, biaya produksi, investasi modal, harga, dan market share yang ingin dicapai
-          Pohon keputusan (decision tree) melihat berbagai kemungkinan arah yang dapat diambil dari beberapa jenis keputusan

5.      PENGORGANISASIAN
Fungsi pengorganisasian adalah sebagai proses menciptakan hubungan antara berbagai fungsi. Hubungan yang timbul dalam organisasi dapat berbentuk formal (disengaja) dan informal (tidak disengaja).

·         Rentangan kekuasaan
Banyak sedikitnya frekuensi hubungan antara pimpinan dengan bawahan dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain:
a.       Latihan dari bawahan. Bawahan yang mendapatkan latihan sempurna akan mengurangi frekuensi hubungan dengan pimpinannya
b.      Pendelegasian wewenang. Organisasi yang kurang teratur menyebabkan frekuensi hubungan pimpinan dan bawahan kurang baik.
c.       Perencanaan. Sejauh mana bawahan dapat memahami perintah pimpinan.
d.      Teknik komunikasi. Komunikasi yang baik menyebabkan hubungan yang baik pula.

·         Dasar-dasar penggolongan bagian di dalam organisasi
a.       Berdasarkan angka. Misalnya divisi keempat (kodam IV)
b.      Berdasarkan waktu. Misalnya pada buruh pabrik pembagian kerja pagi dari pukul 08.00-12.00 dan kerja siang dari pukul 13.00-17.00
c.       Berdasarkan fungsi perusahaan. Misalnya kegiatan produksi dibagi menjadi bagian produksi, bagian pemasaran, dan bagian keuangan.
d.      Berdasarkan luas daerah operasi. Misalnya sebuah perusahaan besar yang mempunyai cabang-cabang di beberapa daerah.
e.       Berdasarkan jenis barang yang dihasilkan. Misalanya PT. Astra membuat motor, mobil dan mesin foto copy, dapat mengelompokkan aktivitas dan tenaga kerjanya menurut macam barangya.
f.       Berdasarkan jenis langganan. Misalnya langganan seperti konsumen rumah tangga, pedagang, pemerintah, dan perusahaan lain.

6.      PENGARAHAN
·         Prinsip-prinsip pengarahan:
a.       Prinsip mengarah kepada tujuan
b.      Prinsip keharmonisan dengan tujuan
c.       Prinsip kesatuan komando
·         Cara-cara pengarahan
a.       Orientasi. Orientasi adalah pengarahan dengan memberikan informasi yang perlu agar kegiatan dapat dilakukan dengan baik.
b.      Perintah. Perintah merupakan permintaan dari pimpinan kepada bawahan untuk melakukan suatu hal.
c.       Delegasi wewenang. Dalam pendelegasian wewenang ini pimpinan melimpahkan sebagian dari wewenang yang dimilikinya kepada bawahan.
·         Komunikasi
a.       Dalam komunikasi ada hubungan antara orang dengan orang, orang dengan lembaga, atau sebaliknya.
b.      Hubungan yang timbul untk menyampaikan gagasan atau informasi
c.       Berguna untuk menciptakan hubungan yang serasi dan saling pengertian
 
·         Motivasi
Biasanya, keberhasilan yang dapat dicapai akan semakin besar jika para manajer mampu member dorongan (motivasi) karyawannya meskipun perencanaan dan organisasi tidak begitu sempurna. Motivasi ada dua macam yaitu motivasi positif dan motivasi negatif.

7.      PENGORGANISASIAN
·         Prinsip-prinsip koordinasi
a.       Prinsip kontak langsung; koordinasi harus dicapai melalui hubungan antar manusia baik vertikal maupun horizontal
b.      Prinsip penekanan pada pentingnya koordinasi; koordinasi perlu dilakukan sejak membuat perencanaan sampai melaksanakan kebijakan.
c.       Hubungan timbal balik antara faktor-faktor yang ada.
d.      Pelaksanaan fungsi koordinasi.

8.      PENGAWASAN
Pengawasan merupakan fungsi terakhir yang harus dilaksanakan dalam manajemen. Cara yang dilakukan dalam pengawasan yaitu membandingkan segala sesuatu yang telah dijalankan dengan standard atau rencananya, serta melakukan perbaikan-perbaikan bila terjadi penyimpangan.

·         Langkah-langkah pengawasan
a.       Menciptakan standard. Standard merupakan kriteria untuk mengukur hasil pekerjaan yang sudah dikerjakan. Standard yang dibuat biasanya berdasarkan pada suatu kondisi kerja yang normal.
b.      Membandingkan kegiatan yang dilakukan dengan standard.
Langkah kedua ini dilakukan untuk mengetahui samapai seberapa jauh adanya penyimpangan yang telah terjadi.
c.       Melakukan tindakan koreksi.
Langkah ketiga ini dilakukan dengan tujuan untuk memperbaiki dan menyempurnakan segala kegiatan.

·         Syarat-syarat pengawasan yang baik
a.       Pengawasan harus mendukung sifat dan kebutuhan kegiatan (aktivitas)
b.      Pengawasan harus melaporkan setiap penyimpangan yang terjadi
c.       Pengawasan harus mempunyai pandangan ke depan
d.      Pengawasan harus obyektif, teliti dan sesuai standard yang digunakan
e.       Pengawasan harus luwes/fleksibel
f.       Pengawasan harus serasi dengan pola organisasi
g.      Pengawasan harus ekonomis
h.      Pengawasan harus mudah dimengerti
i.        Pengawasan harus diikuti dengan perbaikan/koreksi.

sumber: "PENGANTAR BISNIS MODERN" oleh Basu Swastha dan Ibnu Sukotjo

Sunday, October 10, 2010

LINGKUNGAN PERUSAHAAN

1. PENGARUH LINGKUNGAN TERHADAP PERUSAHAAN

Kondisi bisnis banyak berpengaruh pada kehidupan kita. Oleh karena itu perusahaan-perusahaan mempunyai beberapa tanggung jawab pada kehidupan dan kesejahteraan manusia.
Lingkungan perusahaan dapat diartikan sebagai keseluruhan dari faktor-faktor ekstern yang mempengaruhi perusahaan baik organisasi maupun kegiatannya. Faktor-faktor yang mempengaruhi perusahaan tersebut sangat banyak, termasuk aspek-aspek ekonomi, politik, sosial, etika-hukum, dan ekologi atau fisik. Setiap factor tersebut saling mempengaruhi antara satu dengan yang lainnya.

• Perusahaan dalam masyarakat yang pluralistik
Perusahaan sangat bergantung pada masyarakat untuk membeli barang dan jasa yang mereka tawarkan, dan sikap masyarakat juga sangat berpengaruh pada cara dan pelayanan perusahaan tersebut.
Masyarakat pluralistik adalah kombinasi dari berbagai kelompok yang mempengaruhi lingkungan perusahaan. Dalam masyarakat pluralistik terdapat banyak pusat kekuatan yang bersifat mandiri. Berbagai kelompok tersebut menyebarkan kekuatan dan mencegah terjadinya pemusatan di salah satu kelompok masyarakat saja. Dalam hal ini, pluralisme mencerminkan usaha manusia untuk mempertemukan kebutuhan dan kepentingan dari berbagai organisasi.

2. LINGKUNGAN FISIK, ENERGI DAN KONSERVASI

• Ekologi.
Ekologi an adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dan lingkungannya. Banyak hal yang menyebabkan turunnya kualitas dari lingkungan kita, antara lain karena semakin meningkatnya jumlah penduduk, adanya teknologi baru, serta semakin meningkatnya kemakmuran ekonomi.
• Energi dan Konservasi
Sebagian besar energi di dunia ini masih bergantung pada minyak dan gas. Setelah terjadi embargo minyak dunia pada tahun 1973 menyusun perang Arab – Israel, harga minyak terus meningkat dan orang mulai memikirkan cara-cara penghematan dan konservasi energi. Beberapa tahun terakhir ini harga minyak terus merosot. Usaha-usaha penghematan terus dilakukan dan cukup membawa dampak yan besar

3. LINGKUNGAN PEREKONOMIAN DAN PERPAJAKAN

Pemerintah membiayai pengeluarannya dari hasil pemungutan pajak. Alasan-alasan pemerintah menaikkan pajak adalah untuk membiayai pengeluaran yang semakin meningkat, yang juga menyebabkan naiknya laju urbanisasi, pertambahan penduduk dan permintaan masyarakat, serta pengeluaran biaya untuk pertahanan negara.
Adanya pertambahan penduduk dapat mengakibatkan pengeluaran pemerintah lebih besar. Setiap periode pembangunan, pengeluaran-pengeluaran untuk keperluan pertahanan juga semakin meningkat. Apabila pemerintah dapat menekan pengeluaran ini, maka kebutuhan-kebutuhan lainnya akan lebih banyak terpenuhi.

• Penerimaan dan pengeluaran pemerintah
penerimaan pengeluaran
Dalam negeri pembangunan rutin pembangunan
- Pajak
- Minyak
- Bukan pajak ( denda, iuran, retribusi, hasil lelang) - Bantuan program
- Bantuan proyek - Belanja pegawai
- Belanja barang
- Subsidi daerah otonom
- Bunga dan cicilan utang - Pembangunan nasional (sektoral maupun regional

Ada beberapa macam pajak, yaitu:
- Pajak tidak langsung, seperti pajak penjualan impor, cukai, bea masuk, dan pajak ekspor
- Pajak langsung, seperti pajak pendapatan, pajak perseroan, dan pajak dividen.

4. LINGKUNGAN HUKUM

Hukum yang ada di Indonesia dapat dibagi menjadi dua, yaitu hukum publik dan hukum privat. Hukum publik mengatur masalah-masalah yang menyangkut kepentingan umum. Yang termasuk hukum publik adalah hukum tatanegara, hukum tatausaha dan hukum pidana.
Hukum privat adalah hukum yang mengatur hal-hal yang berhubungan dengan kepentingan seseorang dan kelompok. Yang termasuk hukum privat adalah hukum perdata dan hukum dagang.

5. LINGKUNGAN PEMERINTAH

Hubungan antara pemerintah dan perusahaan telah berkembang dari usaha untuk menggali dan menggunakan sumber-sumber ekonomi, yang diwujudkan untuk menciptakan kondisi perekonomian yang sehat. Pemerintah telah memberikan bantuan dalam kehidupan perusahaan terutama berupa perlindungan atas kekayaan, pengadaan kontrak dan pemberian paten. Pemerintah juga membantu perusahaan-perusahaan kecil karena penting untuk menampung tenaga kerja dan dapat memberikan harga yang lebih murah kepada konsumen. Bantuan ini disebut subsidi.
a. Bantuan di bidang transportasi. Contohnya PJKA, GIA, PELNI, dan DAMRI.
b. Bantuan pada perusahaan-perusahaan kecil.
Bantuan kepada perusahaan kecil dapat dibagi menjadi tiga yaitu bantuan finansial, bantuan pemberian kontrak dan bantuan teknik dan manajemen
c. Bantuan di bidang komunikasi. Bidang komunikasi yang meliputi kegiatan-kegiatan siaran radio, televisi, telepon, dan sebagainya hamper seluruhnya diatur oleh pemerintah. Bidang komunikasi ini didukung dengan usaha-usaha pengembangan ruang angkasa seperti satelit

6. .LINGKUNGAN INTERNASIONAL

Lingkungan internasional ini merupakan suatu konsep keseluruhan yang luas meliputi kegiatan dan masalah perekonomian dunia. Keadaan perekonomian nasional menjadi saling terpengaruh dan saling tergantung pada masalah-masalah internasional. Keadaan perekonomian internasional beberapa Negara ditunjukkan dalam neraca pembayaran. Sedangkan suatu konsep penting yang berhubungan dengan neraca pembayaran adalah neraca perdagangan. Dengan dilakukannya perdagangan internasional, akhirnya masing-masing Negara mengkonsumsikan sesuatu lebih besar daripada apa yang telah diproduksikannya.

• Perusahaan-perusahaan multinasional
Perusahaan multinasional adalah perusahaan yang kegiatan pokoknya meliputi usaha-usah pengolahan atau manufaktur atau pemberian jasa dalam sedikitnya dua Negara.
Perusahaan-perusahaan multinasional kebanyakan berasal dari eropa, amerika, dan jepang. Pasar yang dikuasainya meliputi beberapa Negara selain negaranya sendiri. Di eropa telah terbentuk Pasaran Bersama Eropa (PBE), dimana masing-masing Negara anggota bebas memasarkan barang hasil produksinya ke Negara anggota yang lain. Perusahaan-perusahaan multinasional beroperasi di suatu Negara untuk mengembangkan pasarnya secara ekonomis dan berusaha memanfaatkan keadaan politik yang menguntungkan.

• Kebaikan perusahaan multinasional:
- menambah devisa Negara
- mengurangi kebutuhan devisa untuk impor di sector industri
- mendukung pembangunan nasional
- menambah kesempatan kerja
- memodernisir industri
- meningkatkan taraf hidup karyawan
- menambah pendapatan Negara berupa pajak dan royalty
• keburukan perusahaan multinasional:
- jika semakin banyak maka dapat mempengaruhi kekuasaan ekonomi Negara
- dapat mengalami penyusutan/depresiasi
- dapat merusak kehidupan politik dan ekonomi Negara

• lembaga-lembaga yang membantu perdagangan internasional:
1. export and import commission house; merupakan wakil-wakil dari pembeli
2. merchant exporters and importers; mereka membeli barang dalam negri dan menjualnya di luar negri, begitu juga sebaliknya
3. manufacturer’s export agents; bertindak sebagai departemen dari sebuah perusahaan
4. export and import brokers; orang yang mempertemukan pembeli dan penjual bersama-sama

7. PERKEMBANGAN IMPOR DAN EKSPOR DI INDONESIA

Setiap tahun sejak 1969 keadaan ekspor Indonesia secara keseluruhan mengalami perkembangan yang positif dalam nilai dollar. Tetapi mulai periode 1981/1982 keadaan ekspor ini mulai mengalami fluktuasi. Impor yang dilakukan Indonesia selama ini meliputi tiga golongan barang, yaitu:
- barang konsumsi; beras, tepung terigu, tekstil
- bahan baku dan penolong; cengkeh, bahan kimia, bahan cat, pupuk, kertas, benang tenun, bahan bangunan
- barang modal; mesin-mesin, generator listrik, alat telekomunikasi.
Selain tiga golongan barang tersebut, Indonesia juga mengimpor minyak dan gas untuk konsumsi dalam negri.

sumber: "PENGANTAR BISNIS MODERN" oleh Basu Swastha dan Ibnu Sukotjo

Friday, October 8, 2010

Pemanfaatan komputer dalam bidang bisnis

Dewasa ini kita sering sekali kita lihat berbagai media internet yang digunakan sebagai sarana bisnis. Contoh kecilnya adalah banyak sekali orang yang mencoba keuntungan dengan berjualan di kaskus atau di facebook. Caranya mudah, asalkan kita memiliki modal materi dan modal keberanian. Beli saja barang-barang murah yang kira-kira akan laku di pasaran, kita foto barang-barang tersebut, kita upload, lalu kita publikasikan.

Jika anda ingin berjualan di facebook, buatlah akun sendiri agar lebih mudah dikenal. Masukkan foto-foto dari barang-barang jualan anda lalu publikasikan kepada teman-teman anda. Bisnis melalui media internet ini biasanya menggunakan sistem transfer antar rekening. Jika si pembeli berniat membeli barang anda, dia akan menanyakan nomor rekening anda untuk mentransfer uang untuk pembelian barang ditambah dengan ongkos kirimnya. Jika sudah di transfer dan anda sudah menerimanya, maka segeralah mengirim barang yang dipesan tersebut via pengiriman barang terdekat dari rumah anda.

Begitulah prosesnya, lebih mudah dan tentu saja anda tidak perlu repot menyewa tempat. Anda cukup menyediakan fasilitas internet di rumah agar tetap terhubung dengan para pembeli anda yang umumnya berada di seluruh Indonesia. Tapi dibalik segala keuntungan tersebut tentu saja segala sesuatu pasti ada resiko dan kerugiannya. Tak jarang sebagian dari pembeli ada yang berniat tidak baik. Ada kasus seperti ini, si pembeli, anggap saja X membeli barang dari online shop Y sebesar 1,9 juta. Jumlah yang cukup besar, bukan? Si X telah mentransfer uang tersebut dan Y telah mengecek uang tersebut di ATM. Setelah mengecek uang tersebut (tidak langsung diambil) si Y pun langsung mengirim barang ke alamat yang diberikan X. keesokan harinya ketika si Y hendak mengambil uangnya, uang tersebut tiba-tiba hilang begitu saja. Si Y pun langsung mendatangi bank yang bersangkutan untuk mengecek keberadaan uang tersebut. Ternyata uang tersebut telah ditarik kembali oleh si pengirim, yaitu si X. sedangkan barang sudah dikirim dan mungkin sudah sampai. Si Y terus berusaha menghubungi si X ke nomor yang dia berikan, tapi nomor tersebut tidak dapat dihubungi lagi.

Untuk itu jika anda ingin berbisnis melalui media internet, berhati-hatilah kepada setiap pembeli yang anda hadapi. Usahakan segera ambil uang anda untuk menghindari segala bentuk penipuan.